Akhi
Telah cukup lama ia menanti dalam benak tanya, kapankah kau mendatangi rumahnya, sebab janji yang kau utarakan tak kunjung nyata, harapan yang kau sampaikan takpula singgah.
Akhi
Hati-hati dengan janji yang tak kau tepati, semisal berjanji tuk menikahinya nanti, karena mungkin saja ia akan berdoa padaNya tuk menjauhkanmu dari segala kebaikan yang membuat sempit nurani.
Akhi
Jangan main-main, harapan bahagia mungkin telah bersemi dihatinya lalu dengan sengaja kau remukkan begitu saja tersebab kau tak menepati janji menemui walinya.
Akhi
Ia memiliki hati, mempunyai rabb yang sama denganmu, pabila ia berdoa lantaran hati yang tersakiti bukan mustahil kau akan merasakannya nanti.
Merasakan betapa menekan-nekannya perasaan sesak lantaran penantian dan pertanyaan yang tak kunjung terjawab, merasakan hati yang harap-harap cemas karena ia yang dinanti tak kunjung menghampiri.
Akhi
Teruntuk kau yang sedang dinanti, bersikaplah selaiknya lelaki, bahwa pabila ia telah berjanji maka pantang baginya tuk mengingkari.
Akhi
Jika tak ingin benar-benar melabuhkan hati, jangan pernah menetap dihatinya walau sebentar karena ia hanya menyiapkan satu ruang tuk di tempati.
Akhi
Ia bukan pilihan yang bisa kau coba-coba jika tak cocok ditinggali, ia bukan pencarian hingga kau masih sibuk mencari yang terbaik, ia adalah perhentian, saat dimana kau habiskan waktu bersamanya sampai surga.
Akhi
Kepada kau yang dinanti, perjuangkan atau ikhlaskan, sebab juga ada lelaki lain yang siap menggantikanmu, yang lebih mencintainya karena Allah dari padamu.
Telah cukup lama ia menanti dalam benak tanya, kapankah kau mendatangi rumahnya, sebab janji yang kau utarakan tak kunjung nyata, harapan yang kau sampaikan takpula singgah.
Akhi
Hati-hati dengan janji yang tak kau tepati, semisal berjanji tuk menikahinya nanti, karena mungkin saja ia akan berdoa padaNya tuk menjauhkanmu dari segala kebaikan yang membuat sempit nurani.
Akhi
Jangan main-main, harapan bahagia mungkin telah bersemi dihatinya lalu dengan sengaja kau remukkan begitu saja tersebab kau tak menepati janji menemui walinya.
Akhi
Ia memiliki hati, mempunyai rabb yang sama denganmu, pabila ia berdoa lantaran hati yang tersakiti bukan mustahil kau akan merasakannya nanti.
Merasakan betapa menekan-nekannya perasaan sesak lantaran penantian dan pertanyaan yang tak kunjung terjawab, merasakan hati yang harap-harap cemas karena ia yang dinanti tak kunjung menghampiri.
Akhi
Teruntuk kau yang sedang dinanti, bersikaplah selaiknya lelaki, bahwa pabila ia telah berjanji maka pantang baginya tuk mengingkari.
Akhi
Jika tak ingin benar-benar melabuhkan hati, jangan pernah menetap dihatinya walau sebentar karena ia hanya menyiapkan satu ruang tuk di tempati.
Akhi
Ia bukan pilihan yang bisa kau coba-coba jika tak cocok ditinggali, ia bukan pencarian hingga kau masih sibuk mencari yang terbaik, ia adalah perhentian, saat dimana kau habiskan waktu bersamanya sampai surga.
Akhi
Kepada kau yang dinanti, perjuangkan atau ikhlaskan, sebab juga ada lelaki lain yang siap menggantikanmu, yang lebih mencintainya karena Allah dari padamu.

Terimakasih kak atas masukanya :)
EmoticonEmoticon