Sahabat,
Aku mencintaimu karena Dia.
Tak apa jika saat ini kamu menjauhiku dan merasa lebih nyaman berteman dengan mereka yang lain.
Sungguh,
Aku tak mengapa kau menjauhiku.
Tapi,
Aku sedih jika kamu mulai menjauhi-Nya.
Sahabatku tersayang,
Aku mengingat saat-saat itu.
Ketika aku dan kamu memiliki intensitas waktu bersama yang cukup sering. Tak apa, Sahabatku
Aku mengerti,
Setiap orang berhak berubah,
Setiap orang berhak untuk merasakan,
Setiap orang berhak untuk memilih dengan siapa ia ingin berteman.
Tetapi, Sahabatku,
Jika kau ingin tahu isi hatiku,
Aku merindukanmu,
Aku rindu dengan kita.
Maafkanlah aku,
Yang kau rasa saat ini,
Mungkin aku tak seasik dulu
Yang kau rasa saat ini,
Mungkin aku membuatmu tak nyaman.
Sungguh,
Aku hanya ingin kita tetap saling mencintai karena Allah.
Untuk meraih ridha-Nya.
Untuk menuju Syurga-Nya.
Sahabatku,
Engkau pasti mengerti,
Dunia ini fana,
Dunia ini hanya berisi kesenangan semata,
Dunia ini tak akan abadi,
Akhiratlah yang akan kekal.. Dan persahabatan karena Allah lah yang sebenar-benarnya persahabatan...
Sahabatku,
Aku ingin menggenggam tangamu.
Aku pun tak bisa jika berjalan seorang diri.
Berjalanlah bersamaku. Jadilah sahabatku,
Sahabat taatku..
Sahabatku,
Meskipun saat ini, jarak dan waktu menjadi pembatas kita.
Raga tak selalu dapat bertemu.
Mataku tak selalu dapat melihat senyummu.
Tangan yang tak selalu dapat menggapaimu.
Dan kaki yang tak selalu dapat berjalan bersama.
Namun,
Allah menjanjikan bahwa sejauh apapun jarak, doa pasti akan sampai.
Semoga sibukku dan sibukmu dapat selalu membawa kita ke jalan-Nya.
Semoga Allah menguatkan hati hati kita di atas agama-Nya.
Semoga Allah selalu menjaga langkahmu ke jalan yang lurus.
Aamiin yarobal'alamin.. :')
Penulis : Afnan Faizah
Aku mencintaimu karena Dia.
Tak apa jika saat ini kamu menjauhiku dan merasa lebih nyaman berteman dengan mereka yang lain.
Sungguh,
Aku tak mengapa kau menjauhiku.
Tapi,
Aku sedih jika kamu mulai menjauhi-Nya.
Sahabatku tersayang,
Aku mengingat saat-saat itu.
Ketika aku dan kamu memiliki intensitas waktu bersama yang cukup sering. Tak apa, Sahabatku
Aku mengerti,
Setiap orang berhak berubah,
Setiap orang berhak untuk merasakan,
Setiap orang berhak untuk memilih dengan siapa ia ingin berteman.
Tetapi, Sahabatku,
Jika kau ingin tahu isi hatiku,
Aku merindukanmu,
Aku rindu dengan kita.
Maafkanlah aku,
Yang kau rasa saat ini,
Mungkin aku tak seasik dulu
Yang kau rasa saat ini,
Mungkin aku membuatmu tak nyaman.
Sungguh,
Aku hanya ingin kita tetap saling mencintai karena Allah.
Untuk meraih ridha-Nya.
Untuk menuju Syurga-Nya.
Sahabatku,
Engkau pasti mengerti,
Dunia ini fana,
Dunia ini hanya berisi kesenangan semata,
Dunia ini tak akan abadi,
Akhiratlah yang akan kekal.. Dan persahabatan karena Allah lah yang sebenar-benarnya persahabatan...
Sahabatku,
Aku ingin menggenggam tangamu.
Aku pun tak bisa jika berjalan seorang diri.
Berjalanlah bersamaku. Jadilah sahabatku,
Sahabat taatku..
Sahabatku,
Meskipun saat ini, jarak dan waktu menjadi pembatas kita.
Raga tak selalu dapat bertemu.
Mataku tak selalu dapat melihat senyummu.
Tangan yang tak selalu dapat menggapaimu.
Dan kaki yang tak selalu dapat berjalan bersama.
Namun,
Allah menjanjikan bahwa sejauh apapun jarak, doa pasti akan sampai.
Semoga sibukku dan sibukmu dapat selalu membawa kita ke jalan-Nya.
Semoga Allah menguatkan hati hati kita di atas agama-Nya.
Semoga Allah selalu menjaga langkahmu ke jalan yang lurus.
Aamiin yarobal'alamin.. :')
Penulis : Afnan Faizah

Terimakasih kak atas masukanya :)
EmoticonEmoticon