Sudah jelas
bagi kita bahwa bukan merupakan kesia-siaan ketika Allah Ta’ala menciptakan
kita. Lalu apa tujuannya? Tujuan Allah menciptkan kita adalah untuk beribadah
kepada-Nya semata, yakni dengan mentauhidkan-Nya. Hal ini Allah Ta’ala tegaskan
dalam firman-Nya :
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ
وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka
beribadah kepada-Ku.”(Adz Dzariyat:56)
Bahkan
dengan sebab tauhid inilah Allah menciptakan seluruh makhluk, menyediakan surga
dan neraka, Allah menurunkan kitab-kitab-Nya, dan mengutus para rasul
‘alaihimus sallam. Allah menciptakan jin dan manusia serta memerintahkannya
untuk bertauhid kepada-Nya. Allah menjanjikan surga bagi yang merealisasikan
tauhid, dan mengancam dengan neraka bagi yang menyelisihi jalan tauhid. Dan
Allah mengutus seluruh para nabi dan rasul untuk menjelaskan tauhid.
Bukti bahwa
Allah tidak menciptakan manusia sia-sia, Allah mengutus rasul di tengah-tengah
mereka untuk memberikan petunjuk. Kewajiban manusia untuk taat kepada rasul
yang di utus kepada mereka. Barangsiapa yang mentaati rasul tersebut akan masuk
surga, karena ketaatan kepada rasul merupakan bentuk ketaatan kepada Allah.
Allah Ta’ala berfirman :
وَمَن يُطِعِ اللّهَ
وَرَسُولَهُ يُدْخِلْهُ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا
الأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا وَذَلِكَ الْفَوْزُ
الْعَظِيم
“Barangsiapa taat kepada Allah dan Rasul-Nya, niscaya Allah
memasukkannya kedalam surga yang mengalir didalamnya sungai-sungai, sedang
mereka kekal di dalamnya; dan itulah kemenangan yang besar.” (An Nisaa’:13).
Makhluk yang paling mulia, paling tinggi kedudukannya, dan paling dekat di sisi
Allah adalah yang paling sempurna penghambaanya kepada Allah.

Terimakasih kak atas masukanya :)
EmoticonEmoticon